Langsung ke konten utama

Postingan

UNDANG-UNDANG REPUBLIK FIKSI TAHUN 2015

Ini serius. Ini ironi. Ini tragedi. Bukan parodi. Bukan komedi. Bacanya jangan sambil CENGENGESAN!!! Pasal 34 Ayat 1 Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara.               “Tidur saya belum lengkap pagi ini. Tapi perut saya yang lapar tidak bisa diajak kompromi. Lekas-lekas saya cari tempat sampah, berharap bisa mendapatkan sekedar sekerat roti untuk mengganjal perut pagi ini. Setelah mendapatkan sedikit makanan dari tempat sampah bekas acara resepsi perkawinan semalam, buru-buru saya melangkah ke arah perempatan, tidak lupa ‘kecrek ajaib’ saya sampirkan di pinggang. Belum juga saya dapat uang kamtib datang, saya dan beberapa teman saya digelandang. Saya yang mencoba melawan dikemplang, ditendang. Saya yang baru berumur enam tahun dipaksa menyerah dan dibawa ke penampungan. Di sana saya diceramahi, dimaki-maki, disuruh-suruh, lalu setelah beberapa hari saya dilepaskan. Percuma, semuanya tidak bis...

OCEHAN NGELANTUR TENTANG SURABI DAN GLOBAL WARMING

Waktu itu sekitar jam dua malam, seperti biasa kami sedang asyik makan surabi di pengkolan, ngobrol ngalor-ngidul sambil melihat kendaraan lalu lalang, Jakarta memang tidak pernah tidur. Lalu tiba-tiba salah satu teman saya nyeletuk , “Mungkin nggak, sih alien datang ke bumi dan memusnahkan peradaban manusia?” Sontak saja semua teman-teman yang mendengarnya mulai tertawa., ada yang cuma mesem-mesem , ada yang cengengesan bahkan ada yang sampai tertawa ngakak . Pertanyaan seperti itu cocoknya ditanyakan oleh anak berumur belasan yang masih suka nonton film Ultra Man atau Godzilla, tapi tidak urung pertanyaannya juga menimbulkan perdebatan. Saya yang tidak mau kehilangan momen menikmati gurihnya surabi dalam setiap gigitan hanya mendengarkan sambil menyimak obrolan mereka dari pojokan. Bintang terdekat dengan tata surya kita saja, Alpha Centauri jaraknya tidak kurang dari 4,2 tahun cahaya, itu hampir setara dengan 39.398.400.000.000 km. Lalu bintang Aldebaran yang sangat dip...

TIBA-TIBA SAYA INGIN KE KAMAR MANDI

Tema tulisan kedua ini membuat saya menarik nafas dalam-dalam waktu pertama kali membacanya, entahlah dengan anggota yang lain, semoga mereka tidak kebingungan seperti saya. Bayangkan saya yang sudah berumur lebih dari seperempat abad ini harus mengais-ngais kembali memori tentang tayangan televisi anak-anak yang saya tonton dulu. Di rumah saya tidak ada anak kecil yang saya bisa jadikan rujukan sebagai bahan observasi, adik saya satu-satunya yang paling muda usianya juga sudah dua puluh empat tahun lebih dan tinggal di Papua. Bertanya secara langsung dengan anak-anak di lingkungan saya juga sulit, masalahnya saya tidak mudah akrab dengan anak-anak. Sebagai model pendekatan terbaik adalah saya harus mengalami sendiri, menonton, memahami dan membandingkan tayangan televisi sekarang dan masa kecil saya dulu dan mencoba menganalisa dampaknya terhadap perkembangan anak sekarang. Satu masalah lagi hadir, saya sudah hampir dua tahun tidak menonton tayangan televisi lokal maupun nasional, sa...

SUP PENDIDIKAN

Setiap awal tahun ajaran baru saya selalu saja melihat banyak ‘orang gila’ musiman. Mereka ramai-ramai bergelantungan di pintu Kopaja, berdesak-desakan dalam angkot, terguncang-guncang dalam bajaj atau terkantuk-kantuk di boncengan tukang ojek. Mereka memakai kaus kaki warna-warni, ikat rambut dari tali rapia, berselempangkan tas dari kantong kresek, aksesoris dari bungkus permen atau kulit jengkol,  mereka berjalan sambil tertunduk-tunduk malu karena jadi perhatian di pusat keramaian. Beberapa hari sesudahanya pasti ramai diberita, ada anak sekolah yang kena tempeleng senior, ada orang tua yang melapor ke pihak kepolisian karena anaknya diperlakukan di luar batas kewajaran, bahkan yang paling miris ada yang sampai harus meregang nyawa, jadi korban dari program konyol yang dinamakan Masa Orientasi Siswa (MOS). Lalu para pejabat dari tingkat atas sampai tingkat yang paling bawah mulai kasak-kusuk mencari siapa yang salah, mulai mempertanyakan urgensi program MOS. Sesuai...

KECELAKAAN DAN REFLEKSI ODOP

KECELAKAAN DANREFLEKSI ODOP Menulis adalah salah satu cara unik yang dikembangkan manusia untuk mentransfer ilmu, pemikiran dan pandangan. Menulis juga merupakan salah satu pembeda manusia dengan mahkluk lainnya. Seribu tahun ke depan bukan lagi tulang belulang yang seharusnya kita tinggalkan, bukan pula artefak handphone, laptop, mesin ATM atau mobil. Tulisanlah yang akan membuat kita dikenang. Jujur saat pertama kali saya bergabung dengan program One Day One Post (ODOP) saya tidak menaruh ekspektasi terlalu banyak, minimal dengan bergabung dalam program ODOP saya bisa mendisiplinkan diri untuk menulis setiap hari, dan hebatnya ternyata hanya saya satu-satunya anggota yang berhasil menulis tanpa absen setiap hari walaupun tulisan saya adalah yang paling  ngawur, ejaannya serampangan dan diksinya ugal-ugalan. Tapi toh dari situ ternyata saya bisa belajar satu hal. Menulis itu harus dipaksakan. Tak ada lagi istilah menunggu ilham datang. Menulislah, menulis dan menulis. Menulis s...

BALADA LARA - PART 12

KONSTELASI PERTAMA Tempat paling magis yang diciptakan alam adalah pantai. Pantai adalah tempat pertemuan antara daratan dan lautan. Jika kita berdiri di batas antara dua dunia itu kita akan disuguhi pemandangan fantastis, di bahu kiri kita langit yang kemerahan dan di bahu kanan kita malam yang pekat. Deburan ombak yang berkejaran ke daratan akan menciptakan irama ritmik yang menghipnotis. Pantai adalah tempat terbaik untuk menyepi sekaligus berhura-hura. Pantai adalah sebuah garis ajaib yang tak pernah ada duanya. Anna sedari tadi memperhatikan siluet gadis yang menghadap matahari di tepi pantai itu. Rambutnyanya yang panjang dan berkibar-kibar menambah indah pemandangan dengan latar langir merah dan warna laut keemasan. Anna yakin jika gadis ini adalah gadis yang sudah lama dia tunggu-tunggu. Gadis yang sudah ditakdirkan untuk menjalani sebuah peristiwa besar. Beberapa puluh meter dari garis pantai ada dua orang pemuda yang sedang asyik berenang dan berkejaran. Anna maju beberapa...

REINKARNASI

Kalau membicarakan reinkarnasi kita pasti akan terpentok dengan pemahaman beberapa agama yang saling bertentangan. Ada yang pro dan ada yang kontra. Beberapa agama meyakini adanya reinkarnasi. Beberapa lagi menganggap reinkarnasi adalah sebuah hal yang mustahil terjadi. Untuk mencari titik temunya alangkah baiknya kita memandang reinkarnasi dari luar konteks keagamaan. Kita coba pecahkan berdasarkan konteks keilmuan. Tapi jangan lagi kita terjebak peperangan antara agama dan ilmu pengerahuan yang seolah tak pernah berakhir. Agama dan ilmu pengetahuan tidak pernah bertentangan jika kita mau membuka mata lebar-lebar dan melunakkan hati. Agama dan ilmu pengetahuan berasal dari sumber yang sama: Tuhan. Ilmu pengetahuan yang lebih muda harus bisa menghargai agama yang lebih tua, agamapun harus bisa bersikap bijak pada ilmu pengetahuan yang jauh lebih muda. Kita kembali lagi pada konsep reinkarnasi, tapi kita tidak akan membicarakannya dalam konsep mistis dan hal gaib. Kita akan membahas ...