Langsung ke konten utama

KAMU

KAMU

O, wahai kamu yang pergi
Yang meninggalkan sebilah belati tertanam
Dalam dada sang waktu

Harus aku sampaikan sesuatu
Kepadamu
Bahwa pergimu bukan apa-apa
Kecuali
Rintihan tangkai ilalang patah
Saat dengan tergesa
Engkau melangkah

Matimu tidak meninggalkan tangisan
Pergimu tanpa mewariskan duka

Pergilah... Pergilah...
Tak akan ada lagi
Yang tersisa di antara kita
Kecuali
Cerita
Pengantar tidur anak-anak gembala
Sambil terhuyung mengenang
Mereka yang lupa
Yang terperdaya
Janji-janji surga
Dari rombongan serigala
Yang mengaku-aku gembala

Pergilah
Tidurlah
Jangan lagi dikenang












Komentar